Showing posts with label Farming. Show all posts
Showing posts with label Farming. Show all posts

Friday, June 16, 2017

Cara Agar Pepaya Cepat Berbuah & Memiliki Pohon Pendek

Cara Agar Pepaya Cepat Berbuah - Hallo sobat Gooretro siapa sih yang tidak mengidam-idamkan memiliki tanaman pepaya yang memiliki buah lebat, berpohon pendek dan memiliki batang yang kokoh tidak mudah rubuh diterjang kencangnya tiupan angin, Keuntungan utama yang bisa kita dapat dari pohon pepaya yang pendek adalah buah nya yang mudah untuk kita panen tanpa susah payah memanjat pohonnya dan bisa kita jadikan alternatif pengganti tanaman hias di depan rumah kita, apalagi pohon nya pendek dan memiliki buah yang lebat pasti tetangga sekitar kita akan berdecak kagum melihat fenomena di halaman rumah kita.
Cara Agar Pepaya Cepat Berbuah & Memiliki Pohon Pendek
Dari segi ekonomi kita juga diuntungkan dengan lebatnya buah yang didapat dan mudah dalam proses pemanenan, apalagi harga buah pepaya menjelang lebaran saat ini melonjak tinggi dikarenakan buah pepaya banyak di manfaatkan para pedagang untuk berjualaan es buah. Buah pepaya yang sedang hitz dan banyak dibicarakan diforum adalah jenis pepaya bangkok. Pepaya jenis ini memiliki pohon yang relatif besar ketimbang jenis-jenis yang lebih dulu tenar di indonesia, oleh karena itu jenis ini sangat cocok untuk memakai teknik ini. tapi bukan berarti teknik memotong batang pepaya ini hanya bisa dilakukan pada jenis pepaya bangkok saja. Namum teknik ini juga seperti pepaya cibinong, hawai, california dan lain-lain.

Proses pemotongan untuk memendekkan pohon pepaya tidak bisa kita lakukan dengan cara mencangkok batang melainkan dgn cara pemotongan batang pohon secara benar dan pemilihan tunas yang tepat.

Cara Agar Pepaya Cepat Berbuah & Memiliki Pohon Pendek

Untuk "Cara Agar Pepaya Cepat Berbuah" dan dapat menghasilkan buah pepaya yang berkualitas bagus serta memiliki postur batang yang kokoh, sebaiknya kita membeli bibit pepaya yg berkualitas mulai dari pemilihan bibit yang berkualitas atau kita bisa melakukan pemilihan bibit dari biji yang bagus dengan cara:
  • Buah pepaya yang di dapatkan dari buah yang sudah matang, memiliki kulit yang berwarna kuning agak kemerah merahan.
  • Buah pepaya berasal dari tanaman indukan yang berkualitas.
  • Pohon induk memiliki buah lebat.
  • Pemilihan biji dari buah pepaya sebaiknya diambil dari buah pepaya bagian ujung dari dalam buahnya.

Tahap Eksekusi

Cara pertama

Saat bibit tanaman pepaya mulai tumbuh di tanah, cabut hingga ke akar-akarnya untuk dipindahkan ke tempat lain. Selanjutnya, buat lubang tanah hingga kedalaman setengah dari tanaman pepaya yang kita cabut tadi dan tanam lagi tumbuhan pepaya itu sampai separuh batang tenggelam di tanah.

Biarkan hingga tumbuh dewasa. Nanti jika sudah besar, pohon pepaya milik Anda akan tumbuh lebih pendek dan berbuah lebih lebat ketimbang tanaman pepaya yang biasa.

Cara Kedua (Pemangkasan)

  • Pertama-tama kita siapkan bibit pohon pepaya bangkok juga bisa jenis yang lain sekitar umur satu bulan atau pohon pepaya sudah memiliki tinggi kurang-lebih 50 cm, jika sudah siap maka segeralah memotong batang pohon pepaya tersebut. Lalu bagaimanakah cara memotong batang pohon pepaya yang baik dan benar? saya sarankan hanya memotong ujung pupusnya saja, ini di lakukan agar batang pohon pepaya tersebut dapat tumbuh tunas baru.
  • Saat tunas sudah berumur 10 hari maka potong lagi sekitar panjang 15 cm dari tanah atau dari tunas ke 3, untuk menghindari pemotongan tunas ke 2 ini tidak membusuk kita bisa melakukan pembungkusan dengan plastik.
  • Jika tunas-tunas baru mulai bermunculan lakukan pemilihan atau menyeleksi tunas yang terbaik, sisakan satu tunas yang dikiranya paling bagus. Ciri-ciri tunas yang bagus adalah memiliki daun pucuk yang tidak terlipat.
  • Setelah pemilihan tunas maka tahap ke 4 adalah perawatan pohon pepaya.
Itulah sedikit ulasan mengenai Cara Agar Pepaya Cepat Berbuah dan menjadikan pohon pepaya menjadi pendek, untuk ulasan selanjutnya yang lebih rinci akan diulas di artikel berikutnya. Happy Farming, Terima kasih dan semoga bermanfaat

Sunday, May 21, 2017

Panduan Cara Menanam Bawang Putih (Lengkap)

Cara Menanam Bawang Putih - Hallo sobat Gooretro kalian pasti sudah sangan familiar dengan tanaman hortikultura yang satu ini. Yups, ini dikarenakan bawang putih adalah salah satu bumbu dapur yang pemakaiannya wajib di berbagai masakan. Sayangnya, makin hari harga bawang putih justru semakin takterkendali. Hal ini tentu akan memaksa para ibu rumah tangga untuk ekstra hemat, alhasil masakan yang dihasilkan pun kurang bercitarasa karena kekurangan nya salahsatu bumbu yang melegenda ini. Ini sungguh disayangkan, sebab bagaimanapun yang namanya bawang putih adalah komponen sehat yang terkandung dalam racikan bumbu masakan. Sebenarnya ada berbagai cara alternatif yang bisa kita ambil untuk menghindari berkurangnya pemakaian bawang putih untuk masakan kita. Salah satunya adalah dengan menanam sendiri bawang putih di pekarangan rumah kita. Mungkin Kalian berpikir salah satu cara ini justru akan merepotkan karena masih mengira bercocok tanam bawang putih harus di lahan yang luas. Tapi faktanya, Anda bahkan bisa menanam bawang putih di sebuah pot bunga ataupun polybag. Untuk cara nya akan saya ulas secara rinci pada artikel "Cara Menanam Bawang Putih" dibawah ini.
Cara Menanam Bawang Putih

Cara Menanam Bawang Putih

Bawang putih memang diperuntukan untuk tanaman kebun. Tetapi bukan berarti bawang putih tidak bisa tumbuh subur diperkarangan rumah kita, Bawang putih masih bisa tumbuh di perkarangan rumah tetapi hasilnya kurang maksimal dibanding dengan hasil yang ditanam dari kebun. Sebelum benar-benar menanam bawang putih di pekarangan rumah kita, pastikan dulu pekarangan yang hendak kita tanami bawang putih mempunyai kondisi ideal seperti berikut :
  • Bawang putih kurang suka dengan tanah yang becek atau memiliki kadar air yang cukup tinggi. Karena itu, perhatikanlah tanah di pekarangan yang hendak Anda tanami bawang putih. Jika terlalu lembab, lebih baik tanamlah bawang putih di pot atau polybag saja.
  • Pastikan juga pekarangan yang hendak Anda pakai terpapar sinar matahari secara langsung, tidak terhalang oleh benda apapun. Sebab bawang putih sangat menyukai area terbuka dan terkena sinar matahari maksimal untuk tumbuh dan berkembang.
  • Jika pekarangan Anda dipenuhi dengan tanaman lain, tidak apa-apa karena bawang putih tidak akan bermasalah dengan hal tersebut, hanya saja pastikan tumbuhan lain didekat bawang putih tidak menghalangi pasokan cahaya ke tanaman bawang putih.
Jika pekarangan Anda sudah dirasa ideal untuk siap ditanami bawang putih, Tidak ada salahnya untuk segera memulai kegiatan bercocok tanam. Yang akan saya jelaskan cara menanam bawang putih dibawah ini :
  • Pertama-tama bawang putih diperbanyak melalui umbinya. Jadi, jika Anda tidak mau repot-repot, cukup membeli bawang puith beberapa siung kemudian simpanlah beberapa bulan hingga terlihat ada daun bawang yang mulai keluar dari umbi bawan putih tersebut. Itu adalah salah satu pertanda bawang siap untuk ditanam. Biasanya dalam metode budidaya yang lebih professional, pembibitan bawang putih dimulai dengan menyimpan umbinya di tempat dengan suhu 5 derajat celcius. Karenan dengan suhu 5 derajat bisa mempercepat proses perangsangan pengumbian dengan baik.
  • Setelah bibit siap, pastikan media tanah tempat bawang yang hendak ditanam tersebut dalam keadaan subur. Jika dirasa masih kurang, Anda bisa mengolahnya terlebih dahulu dengan menggunakan campuran pupuk kompos.
  • Langkah selanjutnya dengan membuat lubang tanam dgn kedalaman antara 2 hingga 3 cm. Jarak tanam masing-masing bibit bawang 8 hingga 10 cm. Setelah siap, tinggal menancapkan bawang putih kelubang tadi.
  • Dalam proses pertumbuhan bawang putih tidak membutuhkan asupan banyak air jadi Anda tidak perlu sering-sering menyiramnya. Ini dikarenakan bawang putih justru mudah rusak dan membusuk jika banyak air. Yang perlu Anda perhatikan saat proses pertumbuhan ini hanyalah membersihkan area sekitar bawang putih seperti rerumputan atau tanaman liar lain.
  • Masa panen bawang putih bisa ditandai dari daunnya yang telah menguning, kemudian menjadi coklat dan kemudian akan layu. Jika Anda telah mendapati kondisi tersebut, berarti bawang putih yang Anda tanam sudah siap dipanen.
  • Setelah dipanen, jangan simpan bawang putih dalam keadaan basah sebab akan berpotensi menjadi busuk. Sebaiknya, setelah dicabut dari tanah, angin-anginkanlah dengan cara menggantung bawang putih di tempat kering tidak lembab terlebih dahulu baru kemudian disimpan.

Hama Bawang Putih

Seperti kebanyakan tanaman Hortikultura lain bawang putih juga memiliki hama penyakit yang sering menyerang tanaman ini, Berikut adalah hama yang sering menyerang bawang putih beserta cara penanggulangannya :
  • Ulat Daun (Spodoptera Exigua)
Ulat Daun (Spodoptera Exigua) adalah hama yang paling banyak menyerang tanaman bawang putih. akibat serangan ulat daun ini dapat menurunkan hasil panen hingga mencapai 75%. Ulat daun ini menyerang dengan cara masuk ke daun dan memakan daun dari dalam hingga tinggal epidermis luar, sehingga daun bawang menjadi berwarna putih transparan dan akhirnya terkulai.
Pengendalian hama ulat daun ini dapat dilakukan dengan pergiliran tanaman dan waktu tanam yang serempak. selain itu, dapat dilakukan dengan pemasangan sex pheromone ataupun penggunaan insektisida.
  • Penyakit Layu (Fusarium, sp)
Penyakit Layu (Fusarium, sp) ini disebabkan oleh jamur fusrium, serangan penyakit layu ini diawali dengan kelayuan pada ujung daun yang berwarna kecoklatan, tekstur permukaannya basah dan lunak. parah nya juga penyakit layu ini juga dapat menyerang bawang putih yang sudah disimpan di gudang.
Pengendalian penyakit ini bisa dilakukan dengan pergiliran tanaman, waktu tanam seempak, dan penggunaan fungisida.

Itulah sedikit ulasan kali ini mengenai cara menanam bawang putih dan juga hama yang sering menyerang bawang putih yang bisa kita jadikan acuan sebelum memulai penanaman bawang putih di pekarangan kita, Happy farming sob.